26092008 | Have Fun No Mad (kisah di balik hujan)

December 9, 2008 at 3:15 am | Posted in hari-hariku | 7 Comments
Tags:

Setengah hari… yes, hari ini pulang setengah hari. Rencananya hari ini gw mau buka puasa di rumah guru ngajiku, Pasar Minggu, habis itu iktikaf di mesjid At-Taqwa. Sudah jam satu lewat kantor sudah mulai sepi, beberapa sudah pada pulang. Hehe gw juga mau pulang donk. Lumayan, kalo pulang jam segini, gw bisa ke salon dulu untuk creambath, habis itu baru balik lagi buka puasa di Pasar Minggu. Haa… Nikmat.

Langkah pertama, hubungi Linda. Via YM.

“Lin, cabut sekarang yuuu… kita ke salon muslimah dulu di depok, terus balik ke rumah mba azimah”

“yuuu…..”

Langkah kedua, hubungi Kiki. Via YM

“Ki… pulang sekarang yuuuuuu…..”

“wait a minute yaa….”

Langkah ketiga, hubungi Achie. Pake Telpon.

“Achie… kamu dimana?? Pulang yuuu… kita mau ke salon nii….”

“ikuuutt… Tapi aku lagi di jalan mba… Abis makan, 30 menit lagi baru sampe..”

“hegggh….. @#@%^$#^$#^!!!”

Kembali ke langkah pertama menghubungi Linda, kemudian Kiki bahwa pulang cepat ditunda sampai Achie balik ke kantor.

Hampir jam dua, Achie baru sampai ke meja gw. Hehehe….

Kembali ke langkah pertama menghubungi Linda, kemudian Kiki “CABUT SEKARAAAAAAAANGGG!!!”.

 

Ternyata tidak mudah mengajak tiga kepala lain untuk pulang secepat yang kita inginkan, harus banyak adjustmentnya kata orang akuntansi bilang. Pertama, Linda balik ke kost-an duluan untuk naroh tas. Kedua entah si Achie nyangkut kemanah laaagiiihhh…!!. Dan ketiga, Kiki juga ikutan nyangkut di Koperasi… Argggghhhh…. Sudah hampir jam setengah tiga ini kawaann!!! Rencana ke salonnya bisa BATAL, jangan sampe deh.

Kira-kira jam setengah tiga, gw, kiki, dan Achie, sudah siap tempur keluar kantor, sebelumnya kita sempat salim dulu sama CEO Rekind yang lagi mejeng di depan kantor, sembari berpesan “Jangan Lupa, Minggu depan kita Halal Bihalal yaaaa… ^O^”

Setelah menjemput Linda di kost-annya, kami segera berangkat menuju stasiun Kalibata. Yap, rencananya kita mau naik kereta ke depok, setelah melihat jalan raya pasar minggu yang memadat. Perjalanan kami mulai ditemani oleh hujan rintik-rintik yang kemudian menderas. Yang kemudian menjebak kita di stasiun kalibata.O_o bête deh gw, bête deh gw…. BETTTTEEEEEEEEEEEEE!!!!!!

Kereta tak kunjung lewat, hujan tambah deras, dan anginnya tambah kwenceng ajah. Linda usul agar kita berteduh di mal kalibata. Usul yang bagus, tapi untuk sampai ke kalibata kita harus melakukan beberapa kali penyebrangan, melintas di bawah hujan. Whoaa mana yang bawa payung Cuma Linda, yang lain bisa sakit kalo ujan-ujanan. Akhirnya gw beli tiga payung sekaligus. Entah disengaja atau tidak oleh si abang tukang payung, tiga payung yang gw beli untuk gw, Achi, dan Kiki, masing-masing motif dan warnanya match dengan baju kita masing-masing. Mungkin si Abang tukang payung memang mengerti concept matching clothes against umbrella.

Nyebraaaaaaaangg…. Ke peron seberang!!!! Whooaaa… anginnya parah, gw takut kalo payung baruku yang matching ini rusak. Dengan penuh konsentrasi gw nyebrang. Di depan gw ada Kiki, di belakang gw Linda, dan seorang lagi kepleset dahulu ketika mau nyebrang, tanpa ada seorang pun yang sadar bahwa dia kepleset… humm… siapakah dia? Karena permintaan si korban, maka saya tidak akan menyebut nama ‘dia yang kepleset di stasiun dengan payung baru berwarna biru’.

Sampai di peron seberang, keinginan berteduh di Mal Kalibata batal karena hujan yang semakin deras. Ke salonnya? Jangan ditanya deh, gw udah il-feel di creambath aer ujan >_<!!! BETE. Akhirnya, gw malah balik ke kost-an Linda, ngeringin badan, supaya bisa tampil prima di rumah guru ngajiku. Achie dan Kiki? Hmm… mereka pulang ke rumah masing-masing setelah hujan mereda. Brrr….!!!!

 

7 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. sedia jas ujan sebelom ujan….🙂

  2. tes tes kasi comment donk

  3. hehe.., nice experience meri, hujan2an getoh, tp ksian jg ya yg pke payung biru, hue.. yg sabar toh..🙂

  4. jah,,kerja mer, kerja, jangan krembat mulu!😀

  5. pengalaman apa pun kalo meris yang ceritain pasti seru (^_^)v

  6. sapa tuh yang pake payung biru….poor her…
    wkwkwkwkwk

  7. Merissa selalu bisa merubah sebuah cerita sederhana, menjadi hal yang istimewa. Layak untuk terus ditunggu cerita-ceritanya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: